Karamlah aku di dalam rindu
mencari Dia, mendekati Dia
dan telah tenggelam pula nenekku dahulu
dan yang kemudian mengikuti pula.
Kalau kukatakan bibirnya
itulah ibarat dari bibir pantai lautan
yang luas tak tentu tepinya
dan jika aku katakan LA tujuku ialah ILLA
Aku tertarik bukan oleh huruf
dan oleh suarapun bukan,
makin jauh dibelakang yang didengar
dan dipaham.
Apa huruf, apa suara, apa guna kau pikirkan itu
itu hanya duri, yang menyangkut kakimu
dipintu gerbang taman indah itu
kuhapuskan kata, huruf dan suara
dan aku langsung menuju Engkau.
Saya mencari tempat yang tenteram di atas bumi
tahulah saya, bukan di bumi tempat yang tenteram
kuikuti saja kehendak mauku, aku diperbudaknya
kalau kucukupkan yang ada, akupun merdeka.
Untuk apa aku mengeluh kepada dokter tentang penyakitku
padahal dokterku jua yang menimpakan penyakit ini padaku
tiada obat tiada kesembuhan terhadap sakitku
kecuali sampai waktu perjumpaanku dengan kekasihku








0 comments:
Post a Comment