Kekuatan "Mengapa" menjadi bisu
Saat berada di hadapan kesucian-Nya
Dan "Bagaimana" menjadi buta di
Hadapan wibaya Yang Maha Kuasa
Mata pemikiran menjadi "Kabur dan temaram"
Karena adanya cahaya kemuliaan
Kaki-kaki pencarian berhenti
Di batas perlindungan kepatuhan.
Dia bersiah dari segala bandingan dan perumpamaan
Suci untuk dibuatkan tandingan-tandingan
karena Dia tiada kesepadanan dan bentuk
Orang yang melepaskan sifat-sifat-Nya
Telah berlumur darah pengingkaran.
Tuhan itu Maha Suci
Tidak dikatakan "Kenapa"
Untuk setiap perbuatan-Nya
"Kapan" untuk keberadaan-Nya
"Bagaimana" untuk zat-Nya
"Hal apa" untuk sifat-Nya
Tidak ada pertanyanaan "Siapa" dan
"Dari apa" pada sifat-sfat-Nya dan
Tidak masuk pada keesaan-Nya kata
"Dari mana"
Orang yang mengamati cermin keabadiann-Nya
Akan ditunjukkan oleh sifat-sifat-Nya kepada penyucian








0 comments:
Post a Comment