Hati dan akalmu
tertutup.
Tapi kamu bisa
keluar dari belenggu itu
Dengan cara
terus-terusan belajar.
Jauhilah
malas-malasan yang jahat dan petaka itu.
Diriku oh diriku,
janganlah kau bermalas-malasan
Untuk berbakti,
adil, berbuat bagus perlahan-lahan.
Sikap beramal
kebajikan, untung kan didapat
Tapi yang
bermalasan tertimpa bala bencana.
Tinggalkanlah oh
diriku, bermalasan dan menunda urusan
Kalau tidak,
letakkan saja aku, di jurang kehinaan.
Tak kulihat orang
pemalas mendapat imbal
Selain sesal dan
cita-cita menjadi gagal.
Bertumpuk malu
lemah dan sesal
Kebanyakan dari
akibat orang malas beramal.
Buanglah segan
untuk membahas yang belum jelas
Segala yang kau
tahu, dan yang masih ragu akibat malas.
Sikap malas timbul
dari jarangnya menghayati
Kemulyaan dan
keutamaan ilmu.
Kami rela bagian
Allah untuk kami
Ilmu untuk kami,
harta buat musuh kami.
Dalam waktu singkat
harta jadi musnah
Namun ilmu abadi
sepanjang masa.
Curahkan dirimu
mempelajari yang belum tahu
Awal bahagia,
akhirpun bahagia, itulah ilmu.
Ia cahaya penerang
buta terang benderang
Tapi si bodoh
sepanjang masa gelap menantang.
Juru penyelamat di
kala insan terjerat tipu
Harapan manis kala
sang nyawa di ambang pintu.








0 comments:
Post a Comment