Tajalli al-Dzat
Unggas nûrī asal cahaya
Diamnya dāim di Kursi raya
Dari pada nûr-nya faqir dan kaya
Menjadi Insān, tuan dan cahaya
"Kuntu kanzan" asal sarangnya
‘Ālam lāhût’ nama kandangnya
Terlalu luas dengan lapangnya
Itulah "kanzan" dengan lawangnya.
Baḫr al-Buṭûn tiada bermula
Ombaknya makhfi tiada bernama
Olehnya Ahmad belum terbuka
Adanya Quddus suatu juga
Tuhan kita baḫr al-‘amīq
Ombaknya penuh pada sekalian ṭarīq
Laut dan ombak keduanyarafīq
Akhir ke dalamnya jua ombaknya gharīq
Kuntu kanzan mulanya nyata
Hakikat ombak di sana ada
Adanya itu tiada bernama
Maimun dan Layla ada di sana
Ombaknya żāhir lautnya bāṭin
Keduanya wāḥid tiada berlain
Manjadi ṭawfān hujan dan angin
Wāḥidnya jugaḥarakat dan sākin
Dzat dan sifat bersama-sama
Keduanya itu tiada berantara
Datang tawfan ombaknya nyata
Pada 'kun fayakun' bangatlah kata.
Yogya kaupandang kapas dan kain
keduanya wāḥid asmā-nya lain
Wāḥidkan hendak żāhir dan bāṭin
Itulah ilmu kesudahan main







0 comments:
Post a Comment