Jika Allah mencabut cahaya dari kedua matamu,
maka dalam lisan dan pendengaranmu masih ada cahaya.
Kalbumu sangat cerdas, akalmu tidak bengkok,

Musuh-musuhmu mencelamu, padahal aib ada pada mereka.
Bukan sebuah kehinaan kalau harus disebut buta.
Jika seseorang mampu melihat keperwiraan dan ketakwaan,
maka butanya dua mata bukanlah kebutaan.
Saya melihat dalam kebutaan ada pahala, simpanan, dan penjagaan,
dan kita sangat membutuhkan ketiganya.
Selamat tinggal dunia,
sudah tidak ada lagi nasib baik bagi orang-orang yang buta di dunia.
Dia sebenarnya sudah mati, namun dianggap masih hidup.
Harapan bohong itu akan meniggalkan prasangkanya.
Dokter menjanjikan kesembuhan,
Namun, antara yang satu dengan yang lain demikian dekatnya.
Wahai orang yang mencela dan menghina orang lain,
apakah kau lepas dari ujian dan cobaan?
Atau engkau punya janji kuat dari hari-hari?
engkau adalah orang bodoh dan tertipu.







0 comments:
Post a Comment